Monday, April 30, 2007

Always in my fridge

1. Egg

Sebenarnya agak deg-degan juga sih mengkonsumsi telor di masa-masa bird flu masih marak di Negara kita. Tetapi bagiku telur ini makanan yang paling mudah diolah saat-saat kita malas memasak. Scramble egg n toast u sarapan. Campuran untuk instant noodle, ataupun kalo agak rajin sikit bisa untuk masak telur bumbu balado atau telur bumbu kecap.
Yang penting cuci bersih telur dengan sabun, gosok sampai bersih, keringkan dan baru di masukkan ke dalam lemari es.

2. Cabe rawit alias chilli padi

This hot stuff is chilli baby…he..he..
Kata mas uut sih kami sekeluarga (klaten) tuh sudah kapalan lidahnya karena begitu addictednya dengan cabe. Pokoknya semua makanan yang enak di rumah kami selalu pedas dan dimakan panas-panas (indikatornya masih berasap makanannya he..he.. org jawa bilang ‘kebul-kebul’).
Tapi sekarang dia juga terinfeksi juga dengan kebiasaan kami… lidahnya sudah kapalan juga ya mas???

3. Milk
Yooiii.. Syusyu kata Eros…
Mau susu putih, susu coklat pasti ada di lemari es kami.. karena memang eros masih selalu harus minum susu dan juga karena mas uut hobby banget makan pudding. So kapan aja pingin bikin pudding tinggal tuang susu n agar-agar bubuk tambah gula, cetak jadi deh… bahagia deh dia.
Oh iya aku sebagai perempuan katanya perlu banget untuk menkonsumsi Kalsium jadi aku berusaha banget untuk minum susu high Kalsium tapi kok nggak berhasil ya... he..he.. lebih enak minum kopi he..he.. tapi harus terus berusaha... ayo jangan menyerah!!!

4. Jamur campignon & Makanan kaleng lainnya.







Sayangnya jamur seperti ini cuma bisa kita dapetin dalam makanan kaleng yaa..
Iri deh rasanya kalau ngeliat di TV (di eropa/Italia) jalan-jalan di pasar yang bersih n fresh vegetables.. tp nggak apa2 deh.. oh iya ini enak banget untuk campuran scramble egg, sup tomat, ataupun topping pizza.

Iya..iya.. nggak bagus banyak makan makanan kaleng.. he..he.. tapi bagaimana yach kadang-kadang malas kalau harus masak tiap hari jadinya ya apa daya Sarden kaleng lah jadi pilihan.
Tuna in oil selalu ada karena kami senang sekali bikin homemade pizza.. terutama Pizza Tuna pedas. Daging kornet ini penting untuk membuat saus spagetti, sup tomat, ataupun campuran pizza meat lover punya eros.

5. Lime…

Salah satu hal yang sangat aku syukuri hidup di Indonesia ini adalah disini jeruk nipis ini murah. He..he… segitunya… Iya loh karena salah satu my fav meal yaitu Tom Yam Soup yang pakai jeruk nipis agak banyak. Jangan diganti dengan bahan lain deh karena rasanya beda. Oh iya bisa untuk nyore nih.. hot lime tea…

He..he.. mungkin ada yang bertanya-tanya kenapa tidak ada something fresh di lemari es ku?berarti kami sekeluarga jarang makan sayur dan buah ya??Nggak juga sih... tapi kami jarang menyetok sih so beli fresh harus langsung dimaem... hap..nggak untuk disimpan- lama-lama.

Wednesday, April 18, 2007

My style of cooking

Hobby memasak baru aku sadari setelah kurang lebih 2 tahun aku menikah. Dulunya aku sama sekali tidak pernah memasak. Menurutku memasak tuh seperti serangkaian proses rumit juga njelimet mulai dari hafalin bumbu-bumbunya sampai cara memasaknya… wwhuuuahh… nggak deh.

Apalagi my mother bukan tipe ibu-ibu yang suka mencoba-coba resep baru. Jadi nggak heran kalo pengetahuanku tentang masak-memasak memprihatinkan ha..ha... Apalagi untuk acara membikin cake atau kue kering… wah dua hal ini seingatku kayaknya ibuku tidak pernah memasak 2 macam masakan ini. Bahkan ibuku tidak pernah mempunyai oven sampai sekarang .. he..he… aku bayangin kalau ibuku harus membikin cake pasti rumah bakalan acak-adul... berantakan banget deh karena heboh. It’s a big deal for our family to bake a cake… he..he.. asli deh.

The other hand my husband ini orang padang. Kebayang dong masakan n habit mereka soal kebiasaan makan. Belum lagi kalau menjelang hari raya (idul fitri maupun Idul adha). Stok Kue-kue keringnya ajubile bermacam-macam, and yang bikin ngurut dada nih biasanya disetiap rumah punya kue andalan so harus bikinan sendiri….oohhh lord... Sedangkan kebiasaan kami di klaten kue-kue kering yang disajikan 100 persen adalah kue tunjuk he..he.. alias hasil tunjuk-tunjuk aja di toko kue.

Tapi untungnya suamiku sempat kost di yogya, jadi dia nggak saklek banget sama adat padang-nya. Malahan suamiku nggak terlalu suka kalau aku terlalu sibuk di dapur. Sesekali aja deh.. katanya kalau kangen masakan kampung. Dan satu lagi yang dia males adalah ….. bau masakan yang memenuhi seluruh ruangan di dalam rumah.. aneh kan.. padahal harum loh..

Oh iya ada beberapa rules yang aku pakai u memasak yaitu:
1. Harus cepat dan efisien.. karena aku paling nggak suka jadi budak di dapur.. ataupun
memperbudak orang lain (mis pembantu) di dapur. He..he… padahal dirumahku nggak ada pembantu loh. Jadi yang dimaksud orang lain pasti mas uut n eros he..he..

2. Harus praktis cara dan alatnya.. jangan sampai habis masak justru tersiksa di depan bak cuci piring .

3. Adaptable baik bahan maupun alatnya.. pokoknya jangan menyerah hanya karena kurang satu atau dua macam bahan. Asalkan bukan bahan atau alat utama biasanya bisa disubtitute dengan bahan yang lain. Malahan terkadang jadi lebih unik. Misalnya salah satu menu yang sering banget aku bikin adalah pizza.. tetapi di tanjung pinang ataupun dumai agak susah cari paprika dan mozzarella cheese. So untuk itu bisa diakalin dengan pakai cabe rawit (lebih nendang malahan ), n campuran antara keju yang slice dicampur dengan cheddar cheese. So.. siapa bilang memasak nggak pakai otak… he..he.. iya u ngakalin yang bikin resep ha..ha..

So siapa aja yang suka masak tapi pemalas dan nggak suka repot coba resep-resep disini, pasti gampang ocreee….

Banana Cake

Cake ini jenis cake yang padat (tidak fluffy), mengenyangkan so cocok banget untuk sarapan. Harum aroma pisangnya …hmmm….., plus secangkir teh tawar … Lemmatt… (lezat n nikmat)..he..he.. sarapan pagi yang menyenangkan.

Bahan:
- 150 gram Terigu
- 5 sendok makan Susu Bubuk Krim
- ½ sendok teh Baking Powder
- 150 gram Gula Halus
- 150 gram Margarin, cairkan
- 6 butir Telur
- 1 sendok makan TBM
- 2 buah Pisang Ambon, haluskan
- 1 buah Pisang Ambon, potong-potong
- Parutan keju secukupnya

Cara Mengolah:
1. Siapkan cetakan kue bolu, oleskan margarin di bagian sebelah dalam, taburi terigu hingga merata.
2. Campurkan Terigu, Susu bubuk krim dan baking powder, aduk hingga teracmpur merata.
3. Kocok telur dan gula sampai putih.
4. Masukkan TBM, kocok sampai mengembang.
5. Masukkan pisang yang sudah dihaluskan, kocok rata.
6. Masukkan campuran terigu, kocok perlahan sampai tercampur rata.
7. Masukkan Margarin cair, aduk merata.
8. Tuangkan adonan ke dalam cetakan.
9. Panggang sebentar sampai 1/2 matang (kurang lebih 25 menit), keluarkan, dan taburi dengan potongan pisang. Dan jangan lupa keju yang sudah diparut sesuai selera.

  © Blogger template 'Mantis' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP